BAIT-BAIT PERMOHONAN MAAF UNTUK PUAN YANG TAK PERNAH MAMPU MENGEJA SATU LUKA DI HATINYA

Karya: Amran Halim

 

sungguh. bukan maksudku membakar hatimu dengan lilin yang kunyalakan untuk mengeja luka di punggungmu

baiknya kita padamkan saja nyala lilin itu. kita cari ribuan kunang-kunang pada gigilnya malam.

agar kita bisa belajar pada kesabaran cahayanya, untuk mengeja luka pada punggung kita masing-masing

dan kini, mengarungi malam (bagiku) serasa berada di terowonan tak berujung tanpa penerang, setelah bibir kita tercerai sebelum merapal sumpah di depan jamaat atau mencecap khidmatnya syahadat.

dosakah ini?

yang pasti, biarkanlah luka di sekujur tubuhmu berguguran di musim kemarau ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *